Searching...

Perbedaan Pekerja Dengan Pengusaha




Kita sebagai pekerja sering meributkan tentang gaji kecil. Sementara pekerjaan terasa kangen untuk memeluk kita. Sehingga setiap kali pulang kerja, tubuh dan wajah kita terasa seperti sedang memanggul karung puluhan kilo saja. Dan itu terulang setiap harinya.

Karena alasan itulah tidak sedikit dari rekan sesama karyawan, yang beralih membuka usaha karena melihat peluang usaha sedang bagus. Dari yang kecil hingga yang besar. Kebebasan adalah alasan utama mereka. Namun taukah Anda, apakah keuntungan seorang wirausaha dengan pekerja :


1. Dapat melakukan apa yang disukai dan bersenang-senang. Misalnya : mendengarkan lagu ketika sedang jaga warung/toko, tanpa takut di marahi bos.

2. Mendapatkan Keuntungan yang luar biasa, walaupun tak setiap harinya.

3. Pengusaha memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan cita-cita yang tertunda.

4. Kesempatan untuk menciptakan perubahan lebih terbuka lebar, Karena SOP mereka yang atur.

5. Memperoleh kesempatan belajar lebih besar. Ditempat kerja mereka bisa panggil guru prifat atau pagi kursus, sore jualan.

Kekurangan yang dimiliki, yakni:


1. Ketidakpastian pendapatan, mendirikan dan menjalankan bisnis tidak memberikan jaminan akan mendapatkan cukup uang untuk bertahan hidup.

2. Risiko kehilangan seluruh investasi, tingkat kegagalan bisnis kecil relatif tinggi.

3. Jam kerja yang panjang dan bekerja keras, Dun & Survei Bradsheet melakukan survey, 65% dari wirausahawan mencurahkan waktunya 40 jam atau lebih setiap minggunya untuk perusahaan mereka.

4. Kualitas hidup lebih rendah sampai bisnis didirikan.

5. Tanggung jawab kompleks, banyak pengusaha diharuskan untuk membuat keputusan mengenai isu-isu di luar bidang ilmu.

6. Cenderung mudah putus asa, mungkin karena melihat keuntungan setiap menitnya, bukan setiap bulannya.

Sekarang terserah Anda, ingin menjadi pengusaha yang bergelut dengan bisnis setiap jamnya. Atau pekerja, yang harus bekerja itu-itu saja setiap harinya. Keputusan ada di tangan Anda, tapi tangan saya bersedia menerima keuntungannya.

0 komentar: